Tangerang, GM – Dunia pendidikan kembali tercoreng akibat tindakan bullying atau perundungan yang dilakukan oleh salah seorang oknum guru SMP Negeri 4 Curug, Kabupaten Tangerang. guru yang seharusnya menjadi teladan justru berperilaku sebaliknya.
Oknum guru tersebut bernama Arif, Ia merupakan wali kelas Khoirul Azam. Arif diduga mengucapkan kata-kata yang tidak pantas, perkataan tersebut menyebabkan Khoirul Azam merasa takut untuk ke sekolah.
Hal tersebut terjadi saat pelajaran Bahasa Indonesia, di mana Arif melontarkan kata-kata merendahkan, seperti, “Ompong, kamu tidak akan lulus,” hingga diulang dua kali.
Selain itu, oknum guru tersebut dikenal suka berkomentar sembrono, yang juga menyebabkan penghinaan, memperburuk situasi dan menambah rasa takut.
Orang tua Khoirul Azam, yang prihatin melihat perlakuan tak pantas terhadap anaknya, menceritakan kejadian itu kepada awak media dan organisasi non-pemerintah, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Jum’at, (15/11/24).
Di sisi lain, Syukri, Humas LSM GPRUKK (Garda Perjuangan Rakyat untuk Keadilan dan Kemakmuran), yang menerima aduan dari orang tua siswa mengenai perilaku yang dilakukan oleh oknum guru tersebut, berjanji akan menyampaikan aduan ini kepada Kepala Sekolah serta Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang untuk tindakan lebih lanjut.
“Kami berharap agar tindakan tegas diambil terhadap oknum guru tersebut. jika tidak ada respon terhadap pengaduan kami, kami akan melanjutkan masalah ini kepada pihak berwajib, khususnya Unit PPA Polres Tangsel,” ujarnya. (Rezi).












