Advertisement

Rutan Samarinda Tutup Pelatihan Menjahit dan Tata Boga, Perkuat Kerja Sama Pembinaan Warga Binaan

Samarinda, GM — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Samarinda resmi menutup kegiatan pelatihan keterampilan menjahit dan tata boga yang telah dilaksanakan bersama IPPRISIA Kaltim dan Mercy Ministry GBI Rock Samarinda. Penutupan kegiatan ini dirangkaikan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebagai bentuk komitmen lanjutan dalam pembinaan warga binaan.

Acara berlangsung di aula Rutan Samarinda dan dihadiri langsung oleh Kepala Rutan, Heru Yuswanto, jajaran pejabat struktural, Ketua IPPRISIA Kaltim Marliana Wahyu Ningrum, Koordinator Mercy Ministry GBI Rock Samarinda Osye, serta para warga binaan peserta pelatihan.

Dalam sambutannya, Marliana menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin sejak 2018. Ia menegaskan bahwa pelatihan ini diharapkan menjadi bekal keterampilan bagi warga binaan untuk mandiri dan produktif setelah bebas.

Hal serupa disampaikan Koordinator Mercy Ministry, Osye, yang menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan guna membantu warga binaan beradaptasi di masyarakat melalui penguasaan keahlian baru.

Kepala Rutan, Heru Yuswanto, mengucapkan terima kasih atas kontribusi IPPRISIA dan Mercy Ministry dalam membekali warga binaan dengan keterampilan praktis, seperti hidroponik, menjahit, dan tata boga. Ia berharap kerja sama ini terus berlanjut, termasuk dalam program kesehatan mendatang.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan cinderamata kepada kedua mitra dan sesi foto bersama sebagai bentuk apresiasi atas sinergi yang telah terjalin.