Blitar, GM – Kraton Parupuh Madura turut ambil bagian dalam Seminar Nasional bertajuk “Tatanan Luhur Jalan Terang Suatu Bangsa” yang digelar di Pendapa Ageng Hand Astasih, Srengat, Blitar, Kamis, (26/6/25).
Kegiatan ini merupakan rangkaian Kirab Tumpeng Agung Nusantara Gotong-Royong ke-14 yang diselenggarakan oleh Lembaga Pelindung dan Pelestari Budaya Nusantara (LP2BN) sebagai bagian dari upaya pemajuan kebudayaan nasional.
Seminar yang didukung Pemkab dan Pemkot Blitar ini dihadiri para tokoh budaya, raja dan sultan Nusantara, akademisi, serta pemangku adat dari berbagai daerah.
Salah satu tokoh yang hadir adalah KR. Miftahusurur Fatah, S.E., Ketua Lembaga Pemangku Adat Yayasan Bujuk Gayam Aryo Menak Senoyo, Kraton Parupuh Madura. Dalam keterangannya, ia menegaskan pentingnya pelestarian nilai luhur warisan leluhur sebagai fondasi kehidupan bangsa.
“Budaya bukan hanya simbol, tetapi ruh dari peradaban. Kami dari Kraton Parupuh Aryo Menak Senoyo Madura hadir untuk memastikan bahwa warisan Bujuk Gayam dan ajaran Aryo Menak Senoyo terus hidup dan diwariskan ke generasi berikutnya,” ujar KR. Miftahusurur Fatah, S.E.
Ia menambahkan, peran lembaga adat kini semakin relevan untuk menjawab tantangan zaman, khususnya dalam menjaga moral, etika, dan spiritualitas bangsa yang tengah menghadapi arus modernisasi yang deras.
Salah satu Narasumber pada acara seminar tersebut adalah Prof. Dr. KGPH Ratu Gajah Oyo Sandjoyo Putro seorang ekonom dan tokoh ekonomi pada sektor UKM/UMKM dan BUMP (Badan Usaha Milik Petani) yang menekankan pentingnya membangun ekonomi berbasis budaya dan kearifan lokal, serta Maharaja Kutai Mulawarman, Prof. Dr. M.S.P.A. Iansyah Rechza FW, yang kembali menggaungkan pentingnya pengesahan UU Masyarakat Hukum Adat.
Kehadiran para tokoh dari berbagai penjuru Nusantara, termasuk dari Madura, Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi Dan Bali menunjukkan semangat persatuan dan kebangkitan budaya sebagai pilar identitas bangsa. Kegiatan ini juga menjadi momentum menjelang 1 Muharam, yang disuarakan sebagai titik awal kebangkitan spiritual dan kebudayaan Indonesia.












