Jakarta, GrivMedia – Gelaran Haul Agung Pangeran Jayakarta di Kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, Kamis (4/9/25), menghadirkan nuansa kebesaran sejarah sekaligus perekat persaudaraan Nusantara. Para raja dan sultan dari berbagai daerah turut hadir memenuhi undangan Lembaga Pemangku Adat Jayakarta.
Acara yang digelar untuk memperingati sewindu masa bakti Adipati Jayakarta itu juga menjadi ajang penghormatan terhadap pusaka leluhur. Dari Madura, tampak hadir Y.M. Kiai Raden Miftahusurur Fatah, S.E., Ketua Lembaga Pemangku Adat Yayasan Bujuk Gayam Aryo Menak Senoyo Kraton Parupuh, Pamekasan.
Dalam wawancara khusus bersama GrivMedia pada Selasa (9/9/25), Y.M. Kiai Raden Miftahusurur Fatah, S.E., menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar ritual budaya, melainkan ikhtiar memperkuat persatuan bangsa.
“Kami dari Kraton Parupuh Madura mendukung sepenuhnya kegiatan kebudayaan yang mampu merekatkan persaudaraan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Haul Agung ini adalah momentum penting untuk menyatukan kekuatan bangsa melalui budaya,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Y.M. Kiai Raden Miftahusurur Fatah, S.E., juga menerima penghargaan dan cinderamata sebagai tanda partisipasi. Menurutnya, penghargaan tersebut bukan hanya simbol, tetapi juga tanggung jawab moral.
“Bagi kami, penghargaan ini menjadi pengingat sekaligus dorongan agar lebih giat melestarikan budaya leluhur, terutama di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks,” katanya.
Tak hanya berhenti pada seremoni, haul ini dipandang sebagai ruang silaturahmi antar kerajaan dan sultan Nusantara. Para tokoh menegaskan, warisan budaya harus dijaga sebagai fondasi jati diri bangsa sekaligus modal untuk bersaing di tingkat global.
“Bangsa Indonesia harus memaksimalkan seluruh potensi budaya, sumber daya alam, hingga teknologi, agar mampu bersaing, maju, dan sejahtera,” tambahnya.
Acara tersebut ditutup dengan doa bersama, membawa keyakinan bahwa warisan sejarah bukan sekadar kenangan, melainkan penuntun jalan bangsa menuju masa depan.
Tim GrivMedia
Catatan Redaksi
Y.M. Kiai Raden Miftahusurur Fatah, S.E., adalah Ketua Lembaga Pemangku Adat Yayasan Bujuk Gayam Aryo Menak Senoyo Kraton Parupuh, Pamekasan, Madura. Lembaga ini berfokus pada pelestarian budaya leluhur, penguatan nilai-nilai adat, serta mendorong peran masyarakat dalam menjaga warisan budaya sebagai bagian dari jati diri bangsa.












