Samosir, GrivMedia — Praktik perjudian jenis togel dan gelanggang permainan (gelper) kembali menjadi sorotan di Kabupaten Samosir, termasuk wilayah Pangururan. Warga menyebut aktivitas tersebut masih berlangsung terbuka di sejumlah titik, tanpa hambatan berarti.
Informasi yang dihimpun menyebut adanya sosok berinisial BK yang diduga sebagai pengendali, serta ML yang disebut berperan sebagai koordinator lapangan.
Sejumlah warga mengaku resah. Selain berpotensi melanggar hukum, praktik perjudian itu dinilai berdampak langsung pada kondisi ekonomi rumah tangga dan masa depan generasi muda.
“Ekonomi jadi terganggu, jadi ribut dirumah,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan. Selasa (21/4).
Desakan pun mengarah kepada Kapolda Sumatera Utara dan Pemerintah Kabupaten Samosir untuk segera mengambil langkah tegas. Warga berharap ada penertiban menyeluruh, termasuk penyelidikan terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam jaringan tersebut.
Mengacu pada ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia, segala bentuk perjudian dilarang dan dapat dikenai sanksi pidana. Penegakan hukum yang konsisten dinilai penting untuk mencegah dampak sosial yang lebih luas.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun pemerintah daerah setempat terkait dugaan tersebut. Publik kini menunggu respons aparat, di tengah kekhawatiran yang terus tumbuh di masyarakat.
Laporan: Tim GrivMedia | Editor: Redaksi













Leave a Reply