Advertisement

RPJ dalam Bayang-Bayang Sabu: Warga Resah, Aparat Diminta Bertindak Tegas

RPJ dalam Bayang-Bayang Sabu: Warga Resah, Aparat Diminta Bertindak Tegas

Labuhan batu Utara, GrivMedia — Keresahan warga di sejumlah desa semakin menguat. Informasi yang dihimpun dari masyarakat menyebutkan, seorang pria berinisial RPJ diduga kembali menjalankan aktivitas peredaran narkotika jenis sabu setelah sebelumnya dikabarkan berhenti.

RPJ disebut berdomisili di Dusun Parsiluman, Desa Bandar Selamat, di sekitar jalur perlintasan kereta api. Warga menduga aktivitas ilegal tersebut telah berlangsung sejak lama, bahkan disebut-sebut sudah berjalan sejak sekitar tahun 2008 dan menjangkau sejumlah wilayah seperti Bandar Selamat, Aek Korsik, Merbau, Kotabatu, hingga Parlabean dan Ujung Padang.

“Dulu di tempat kami tak ada transaksi seperti ini, sekarang sudah mulai terlihat. Bahkan seperti jadi hal biasa,” ujar salah satu warga yang meminta identitasnya dirahasiakan. Rabu (29/4).

Masyarakat juga menduga lokasi aktivitas tersebut kini berpindah-pindah. Pola peredaran disebut melibatkan jaringan yang lebih luas, termasuk perekrutan pemuda setempat.

Sejumlah upaya penindakan sebenarnya telah dilakukan. Warga mengungkapkan, penggerebekan pernah dilakukan oleh aparat dari tingkat Polres hingga Polda Sumatera Utara. Namun, hasilnya disebut belum mampu menghentikan aktivitas yang diduga terus berulang.

Catatan warga juga menyebut, RPJ sempat ditangkap pada 2024 dalam kasus peredaran narkoba. Namun setelah menjalani proses hukum, aktivitas tersebut diduga kembali berjalan.

Tak hanya itu, masyarakat mengaku telah berulang kali melayangkan pengaduan (Dumas) ke pihak kepolisian, baik di tingkat Polres Labuhanbatu maupun Polda Sumut. Namun mereka menilai respons yang diterima belum memuaskan.

“Setiap kali kami melapor, justru informasi itu cepat sampai ke dia. Bahkan karena itu, ada yang diintimidasinya,” kata sumber lain.

Tudingan adanya kedekatan antara pelaku dengan oknum aparat pun mencuat di tengah warga. Namun hingga berita ini ditulis, belum ada konfirmasi resmi dari pihak kepolisian terkait dugaan tersebut.

Laporan: Tim GrivMedia | Editor: Redaksi

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *