AS, GM — Dunia gulat internasional kehilangan salah satu tokoh paling ikoniknya. Terrance “Terry” Brunk, atau lebih dikenal dengan nama ring Sabu, meninggal dunia di usia 60 tahun pada Minggu, (11/5/25). Kabar duka ini pertama kali dilaporkan New York Post dan dikonfirmasi oleh WWE melalui situs resminya.
Dikenal sebagai pionir gaya gulat hardcore, Sabu menorehkan reputasi lewat manuver nekat: melompat dari kursi, menghancurkan meja, hingga menerobos kawat berduri. Namanya melejit bersama ECW pada era 1990-an, dan sempat berlaga di WWE melawan bintang-bintang besar seperti John Cena dan Rey Mysterio.
Yang membuat kepergiannya kian emosional, Sabu meninggal hanya beberapa minggu setelah pertandingan terakhirnya di ajang Joey Janela’s Spring Break 9 pada WrestleMania weekend, di mana ia menang di laga penutup.
Keponakan dari legenda The Sheik ini juga sempat tampil di AEW dan promotor gulat Jepang serta Meksiko. Hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait penyebab kematiannya. Rob Van Dam, sahabat sekaligus mantan rekan tag team, memberi penghormatan lewat simbol jari telunjuk, pose khas Sabu yang melegenda.












