Langkat, GrivMedia — Kesiapsiagaan menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan lingkungan pemasyarakatan. Karena itu, Lembaga Pemasyarakatan Pemuda Kelas III Langkat menggelar Simulasi Mitigasi Bencana Alam dan Non Alam untuk meningkatkan kemampuan petugas dan warga binaan menghadapi situasi darurat.
Kegiatan tersebut melibatkan narasumber dan instruktur dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Langkat serta Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Langkat.
Dalam simulasi, peserta mendapat pembekalan mengenai langkah penanganan bencana, prosedur evakuasi, penggunaan alat pemadam api ringan (APAR), hingga pola koordinasi ketika keadaan darurat terjadi.
Latihan tidak berhenti pada teori. Petugas dan warga binaan diajak memahami bagaimana mengambil tindakan secara cepat, tepat, dan terukur ketika menghadapi potensi bencana, baik yang bersumber dari alam maupun kondisi nonalam.
Kalapas Pemuda Kelas III Langkat menyebut kegiatan tersebut sebagai bagian dari komitmen membangun lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, sekaligus memiliki kesiapan menghadapi risiko bencana.
Sinergi dengan BPBD dan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Langkat diharapkan memperkuat kapasitas jajaran Lapas dalam menghadapi keadaan darurat serta menekan potensi dampak apabila bencana benar-benar terjadi.
Bagi sebuah lembaga pemasyarakatan, kesiapsiagaan bukan sekadar latihan. Ia merupakan ikhtiar untuk memastikan setiap detik dalam keadaan darurat dapat dihadapi dengan prosedur yang jelas dan tindakan yang terukur.
Laporan: Tim GrivMedia
Editor: Redaksi












