“Don,” kata Ucok pelan, suaranya tak seceria biasanya, “sudah kau dengar kabar itu?” Mardongan tak langsung menjawab. Ia hanya mengangguk…
Baca Selengkapnya

“Don,” kata Ucok pelan, suaranya tak seceria biasanya, “sudah kau dengar kabar itu?” Mardongan tak langsung menjawab. Ia hanya mengangguk…
Baca Selengkapnya
Warung kopi di simpang itu masih setia. Kursinya goyang, lantainya bau ampas kopi. Tahun sudah ganti, tapi utang rokok masih…
Baca Selengkapnya
Mardongan sudah duduk dari tadi. Kopinya tinggal setengah. Pak Boy datang pelan, duduk, langsung pesan kopi hitam. “Pahit kali kopinya…
Baca Selengkapnya
“Kadang aku mikir, Cok,” kata Mardongan sambil mengaduk kopi yang sudah dingin, “kita ini warga negara atau tidak.” Ucok yang…
Baca Selengkapnya