Langkat, GM – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan sesuai dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Lapas Pemuda Kelas III Langkat panen jagung manis. Kamis (16/1/25).
Ka. Lapas Pemuda Langkat, Raymon Andika Girsang, menegaskan komitmennya untuk memastikan program kemandirian di bidang pertanian bagi warga binaan berjalan dengan efektif.
“Program ini tidak hanya menjadi bagian dari pembinaan di dalam lapas, tetapi juga kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini juga merupakan wujud nyata 13 Program Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Adrianto, yang terdapat pada poin 2, yaitu pemberdayaan warga binaan untuk mendukung ketahanan pangan, serta komitmen Dirjen Pemasyarakatan dalam melaksanakan percepatan Akselerasi Menimipas dalam mewujudkan Asta Cita Presiden RI.
“Kami tidak hanya mengajarkan cara bercocok tanam, tetapi juga memberikan edukasi mengenai pengelolaan hasil pertanian, pascapanen hingga pemasaran. dengan demikian, warga binaan memiliki bekal ketika kembali ke masyarakat,” ucapnya.
Raymon menjelaskan, program kemandirian pertanian dirancang secara komprehensif untuk memberikan dampak jangka panjang. warga binaan tidak hanya mendapatkan keterampilan baru, tetapi juga berkontribusi terhadap ketersediaan pangan lokal melalui hasil pertanian.
“Harapannya, program ini dapat menjadi contoh bagi lembaga pemasyarakatan lainnya dalam melaksanakan pembinaan berbasis kemandirian, Kami ingin menunjukkan bahwa pembinaan berbasis keterampilan produktif dapat membawa perubahan positif, baik bagi individu warga binaan maupun masyarakat luas,” tambahnya.
“Teruslah berbuat baik dan lakukan yang terbaik untuk organisasi, sebagai komitmen dalam mewujudkan visi Indonesia Emas Tahun 2045,” pungkas Raymon Andika Girsang.












