Samarinda, GrivMedia — Arus kunjungan Lebaran di Rumah Tahanan Negara Kelas I Samarinda belum surut. Memasuki hari ketiga Idul Fitri 1447 Hijriah, Senin (23/3), sekitar 380 keluarga memadati layanan besukan untuk bertemu warga binaan.
Sejak pagi, antrean tertata rapi. Di dalam ruang kunjungan, suasana berubah hangat pelukan, tangis bahagia, dan tawa kecil menjadi penanda rindu yang terbayar setelah sekian waktu terpisah.
Momentum Idul Fitri menjadi ruang penting bagi warga binaan untuk kembali terhubung dengan keluarga. Di balik tembok pembinaan, ikatan itu tetap terjaga, bahkan menguat.
Kepala Rutan Kelas I Samarinda, Rachmad Tri Raharjo, turun langsung memantau jalannya layanan. Ia memastikan seluruh proses berjalan tertib, aman, dan sesuai prosedur.
“Tingginya jumlah pengunjung menunjukkan kuatnya dukungan keluarga. Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik, terutama pada momen penting seperti Lebaran,” ujarnya.
Dengan pengaturan alur kunjungan yang terukur, lonjakan pengunjung tetap dapat terlayani dengan baik. Pihak rutan menekankan keseimbangan antara keamanan dan kenyamanan sebagai kunci kelancaran layanan.
Lebih dari sekadar kunjungan, momen ini menjadi penguat mental bagi warga binaan, menumbuhkan harapan untuk menjalani pembinaan dengan lebih baik dan kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang utuh.
Laporan: Tim GrivMedia | Editor: Redaksi












