Siantar, GrivMedia – Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jalan Patuan Anggi, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematangsiantar, kembali padam hingga Selasa (14/7). Kondisi ini memicu keluhan warga karena jalur menuju Pasar Parluasan kembali gelap, padahal sebelumnya sempat diperbaiki.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kota Pematangsiantar, Robert Sitanggang, SSTP., M.Si., menjelaskan gangguan terjadi akibat hilangnya meter kWh yang mengakibatkan pasokan listrik ke jaringan PJU terputus.
“Atas laporan dan hilangnya meter kWh, kami sudah berkoordinasi dengan PLN. Kami masih menunggu konfirmasi agar meter baru dapat dipasang di lokasi dan selanjutnya bisa kami tindak lanjuti,” ujar Robert.
Dari pihak PLN, Manager ULP PLN Siantar Kota, Janno E. Marbun, menyampaikan bahwa permohonan dari Dinas PRKP telah diterima. Sementara Humas PLN UP3 Pematangsiantar, Ragil Jaelani, mengatakan surat tersebut masuk pada Sabtu (11/7) pukul 15.16 WIB dan proses penggantian meter dijadwalkan pada Senin.
Meski demikian, hingga Selasa (14/7) lampu jalan belum kembali berfungsi. Sebelumnya, PJU sempat menyala setelah dilakukan penanganan darurat, namun menyala tanpa sistem otomatis selama 24 jam sebelum akhirnya kembali padam.
Saragih, warga sekitar, mengatakan keberadaan PJU sangat penting karena Jalan Patuan Anggi merupakan akses Pasar Parluasan yang telah ramai sejak dini hari.
“Kalau lampu mati, masyarakat merasa tidak aman. Subuh sudah banyak warga berbelanja, tetapi jalannya gelap. Kami berharap lampu segera diperbaiki agar aktivitas masyarakat tetap aman dan risiko tindak kriminal dapat diminimalkan,” ujarnya.
Keluhan serupa disampaikan Abdul, salah seorang pengunjung Pasar Parluasan. Menurutnya, padamnya lampu jalan membuat aktivitas belanja menjadi tidak nyaman.
“Kok bisa lama kali matinya lampu ini. Tolonglah segera diperbaiki supaya masyarakat nyaman berbelanja,” katanya.
Warga berharap Pemerintah Kota Pematangsiantar segera menghasilkan solusi permanen sehingga penerangan di kawasan Pasar Parluasan kembali normal dan tidak lagi berulang mengalami gangguan.
Laporan: Tim GrivMedia
Editor: Redaksi












