Advertisement

Tiga WBP Rutan Samarinda Ikrar Syahadat, Awal Sunyi Menuju Hidup Baru

Tiga WBP Rutan Samarinda Ikrar Syahadat, Awal Sunyi Menuju Hidup Baru

Samarinda, GrivMedia — Hening yang khidmat menggantung di Masjid At-Tawwabin Rutan Kelas I Samarinda, Selasa (5/5). Tiga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melafalkan dua kalimat syahadat, menandai langkah awal mereka sebagai mualaf, sebuah titik balik yang sarat makna di balik tembok pembinaan.

Prosesi dipandu Kepala Seksi Bimas Kementerian Agama Kota Samarinda, Ikhwan Saputera. Dengan suara tenang dan terukur, ia membimbing satu per satu hingga ikrar dinyatakan sah. Suasana tertib, tanpa riuh, hanya lirih doa dan tatap harap yang menguat.

Sejumlah petugas rutan, termasuk jajaran pelayanan tahanan, turut menyaksikan. Kehadiran mereka bukan sekadar formalitas, melainkan simbol dukungan atas proses pembinaan kepribadian, bagian dari upaya memulihkan arah hidup warga binaan, tak hanya secara sosial, tetapi juga spiritual.

Momentum ini menjadi pengingat: perubahan bisa tumbuh di ruang paling terbatas sekalipun. Rutan Kelas I Samarinda menegaskan komitmennya menghadirkan pembinaan menyeluruh, dari kemandirian hingga keagamaan, sebagai bekal saat para WBP kembali ke masyarakat.

Laporan: Tim GrivMedia | Editor: Redaksi