Makassar, GM – Terkait beberapa pemberitaan yang tersebar luas pasca demonstrasi oleh sejumlah pemuda dan mahasiswa di makassar, pimpinan PT Hens Gemilang Sejahtera angkat bicara di media.
Pimpinan perusahaan tersebut menepis tuntutan yang di layangkan pendemo terkait permasalahan upah buruh, serta produk yang diduga tidak layak lagi di konsumsi.
Akibatnya, Rian, selaku jenderal lapangan Aliansi Kerakyatan Indonesia merespon balik pernyataan pimpinan PT Hens Gemilang tersebut. pada Sabtu, (07/12/24).
“Awalnya saya ingin mengapresiasi pada saat teman berkabar bahwa pimpinan perusahaan angkat bicara di media terkait demo kemarin, namun saya baca judulnya, saya geleng kepala,” tutur Rian.
Ia mengaku sangat prihatin terhadap pernyataan tersebut. salah satu media online, mediasulselid.id memuat pernyataan dengan judul berita ‘Direktur Perusahaan PT Hens Lapor Sebar Hoax Terkait PHK dan Expired’.
Kata rian, pihaknya tidak bisa menyalahkan perusahaan tentang pernyataan yang di lontarkan pimpinannya, sebab semua orang mempunyai hak untuk berbicara.
Namun, jenderal lapangan itu sangat menyayangkan hal demikian, pimpinan perusahaan tersebut disinyalir mengarang cerita di media, yang nyatanya ciut untuk berdiskusi langsung secara terbuka dengan kepala dingin.
“Ini terkesan lucu. tapi satu hal yang ingin saya sampaikan, tentang kalimat candaan kami di tongkrongan, seperti seorang penjahat terjepit kondisi, dia tidak akan pernah mengakui tindak kejahatan yang dilakukan, karena malu ketika ketahuan,” ucap rian sembari tersenyum.
Lanjutnya, pada hari Senin mereka akan melakukan demonstrasi kembali di dua tempat. yakni, di depan Yadea dan Aima (PT.Hens – PT.Maltronik) mulai pukul 08.00 pagi hingga selesai.
Masih menurut Rian, bila semua tuntutan mereka dianggap hoax, secara elegan mereka meminta pimpinan perusahaan tersebut untuk berdiskusi secara terbuka pada Senin, 09 Desember 2024, dan ada rekaman, serta bukti menarik yang akan mereka tampilkan. pungkasnya. (M. Irwandi)












