Sumut, GrivMedia — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Labuhan Deli kembali menguatkan pembinaan kepribadian warga binaan melalui tausiah keagamaan yang disampaikan dr. Adi Sucipto, dosen Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU), Senin (5/1).
Kegiatan yang berlangsung khidmat di masjid blok hunian tersebut diikuti Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagai bagian dari program pembinaan rohani yang dilaksanakan secara berkelanjutan.
Dalam tausiahnya, dr. Adi Sucipto mengajak warga binaan untuk melakukan introspeksi diri, menumbuhkan kesabaran dan keikhlasan, serta menjadikan masa pembinaan sebagai momentum hijrah menuju perubahan yang lebih baik dengan berlandaskan nilai-nilai keagamaan.
Kepala Rutan Kelas I Labuhan Deli, Eddy Junaedi, menegaskan bahwa pembinaan rohani memiliki peran strategis dalam membentuk karakter warga binaan secara utuh.
“Pembinaan tidak hanya menyentuh aspek fisik dan keterampilan, tetapi juga spiritual dan moral. Tausiah ini diharapkan memberi ketenangan batin serta menumbuhkan kesadaran untuk terus memperbaiki diri,” ujar Eddy.
Ia berharap, melalui pembinaan rohani yang konsisten, warga binaan dapat kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik, berakhlak, dan bertanggung jawab.
Kegiatan tausiah berlangsung tertib dan mendapat respons positif dari warga binaan. Melalui program ini, Rutan Kelas I Labuhan Deli menegaskan komitmennya menghadirkan pembinaan yang humanis, berkesinambungan, dan berorientasi pada perubahan perilaku positif.
Laporan: Tim GrivMedia | Editor: Redaksi












