Advertisement

Bupati Humbang Hasundutan Panen Kentang, Produktivitas Capai 18 Ton per Hektare

Bupati Humbang Hasundutan Panen Kentang, Produktivitas Capai 18 Ton per Hektare

Humbahas, GrivMedia — Kabut tipis yang menggantung di perbukitan Doloksanggul perlahan tersibak ketika Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan, turun langsung ke ladang kentang milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sipalakki Makmur di Desa Pakkat, Kamis (19/2). Di antara barisan tanaman yang mulai menguning, panen itu menjadi simbol harapan bagi petani dan ekonomi desa.

Panen bersama tersebut mencatat produktivitas kentang mencapai 18 ton per hektare, berdasarkan hasil ubinan yang dilakukan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Humbang Hasundutan. Angka ini dinilai sebagai capaian positif dalam penguatan sektor pertanian berbasis desa.

Dalam sambutannya, Oloan menegaskan bahwa keberhasilan panen tidak berdiri sendiri, melainkan lahir dari kerja bersama antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat.

“Panen ini menunjukkan bahwa komoditas kentang memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan. Pemerintah daerah akan mendorong peningkatan kualitas produksi, akses permodalan, dan perluasan pasar agar kesejahteraan petani semakin meningkat,” kata Oloan.

Ia juga menekankan pentingnya perencanaan pertanian yang matang, mulai dari penggunaan bibit unggul, pemupukan yang tepat, hingga penerapan teknologi pertanian modern untuk meningkatkan produktivitas secara berkelanjutan.

Direktur BUMDes Sipalakki Makmur, Sasdo Undok Purba, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan pendampingan Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan. Menurut dia, pembinaan tersebut berkontribusi langsung terhadap peningkatan hasil panen dan kepercayaan petani dalam mengelola usaha pertanian desa.

Anggota DPRD Humbang Hasundutan, Tomos Purba, yang turut hadir, menyebut panen tersebut sebagai bukti nyata sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Ia mengajak seluruh elemen desa untuk terus memperkuat kolaborasi demi mendorong kesejahteraan masyarakat berbasis sektor pertanian.

Kegiatan ini juga dihadiri Sekretaris Daerah Chiristison R. Marbun, jajaran kepala organisasi perangkat daerah, Camat Doloksanggul Andri Dolok Purba, serta Kepala Desa Pakkat Luminer Silaban.

Panen kentang di Desa Pakkat menjadi penanda bahwa desa bukan sekadar ruang produksi, melainkan pusat harapan. Dari tanah yang diolah dengan kesabaran, tumbuh keyakinan bahwa pertanian masih menjadi tulang punggung masa depan ekonomi daerah.

Laporan: Tim GrivMedia | Editor: Redaksi