Samarinda, GrivMedia – Suasana khidmat menyelimuti Masjid At-Tawwabin Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Samarinda saat warga binaan melaksanakan Shalat Jumat berjamaah, Jumat (13/3). Ibadah yang berlangsung di tengah bulan suci Ramadan itu menjadi bagian dari pembinaan kepribadian yang menitikberatkan pada peningkatan keimanan dan ketakwaan.
Sejak menjelang khutbah dimulai, para warga binaan telah memadati masjid dengan tertib. Mereka duduk berbaris rapi, menunggu khatib naik ke mimbar. Ramadan menjadi momentum bagi warga binaan untuk memperbanyak ibadah sekaligus memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT.
Dalam khutbahnya, Ustadz Gusti mengajak jamaah menjadikan Ramadan sebagai waktu untuk memperbaiki diri. Ia menekankan pentingnya meningkatkan ketakwaan, memperbanyak amal ibadah, serta menjaga disiplin dan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Ramadan adalah kesempatan memperbarui diri. Di mana pun kita berada, pintu taubat dan perbaikan selalu terbuka,” pesan Ustadz Gusti di hadapan jamaah.
Pelaksanaan Shalat Jumat berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan. Kegiatan keagamaan seperti ini merupakan bagian dari program pembinaan rutin di Rutan Samarinda yang bertujuan membentuk karakter warga binaan agar lebih siap kembali ke tengah masyarakat.
Melalui rangkaian ibadah selama Ramadan, pihak rutan berharap para warga binaan dapat mengisi waktu dengan kegiatan positif, memperkuat spiritualitas, dan menata kembali langkah hidup ke arah yang lebih baik.
Laporan: Tim GrivMedia | Editor: Redaksi












