Siantar, GrivMedia – Rumah dinas Wakil Wali Kota Pematangsiantar, Herlina, mendadak menjadi sorotan publik. Bukan karena agenda pemerintahan, melainkan hilangnya seekor burung peliharaan dari teras rumah jabatan di Jalan KSAD, Kelurahan Bukit Sofa, Kecamatan Siantar Barat, Kamis (4/9/2025).
Peristiwa itu diungkap Herlina melalui video di akun Instagram pribadinya, @herlina_struggle. Ia menyebut, sudah dua kali mengalami kehilangan. Kali ini, ia langsung memeriksa rekaman CCTV dan melihat jelas sosok pelaku.
“Sebenarnya saya sudah lihat siapa yang masuk. Kita juga tahu alamatnya. Tapi saya hanya berharap, siapapun yang mengambil, kembalikan saja. Tidak ada tuntutan apapun,” katanya.
Meski mengetahui identitas pelaku, Herlina memilih tidak menyebutkannya secara terbuka. Ia menegaskan, yang terpenting adalah dikembalikan, tanpa harus membawa persoalan ke ranah hukum.
Namun, kabar itu memantik diskusi luas di ruang publik. Hilangnya seekor burung dari rumah jabatan seorang pejabat kota dianggap mencerminkan persoalan yang lebih serius: keamanan rumah dinas pejabat publik.
Di media sosial, warganet ramai menyoroti peristiwa tersebut. Akun @mirandapangaribuan menulis, “Lah ga ada yg jaga kah bu?” Sementara akun @riskiofficial28 berkomentar, “Lah kok bisa kecolongan bu? Emang rumah dinasnya gak ada ynh jaga buk??”
Komentar-komentar itu menandai kegelisahan warga: jika rumah jabatan seorang wakil wali kota bisa kecolongan, bagaimana dengan keamanan masyarakat biasa?
Kejadian sederhana ini pun menjelma menjadi cermin. Bukan sekadar burung yang hilang, melainkan tanda tanya besar tentang sistem pengamanan rumah jabatan pejabat, yang semestinya menjadi simbol wibawa pemerintah daerah.
Tim GrivMedia












