Samarinda, GrivMedia — Suasana ruang audiensi di Samarinda, Rabu (13/5), terasa serius namun cair. Di tengah meningkatnya tantangan keamanan lembaga pemasyarakatan, jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Timur dan Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Kaltim duduk satu meja memperkuat sinergi menjaga stabilitas wilayah.
Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas I Samarinda, Rachmad Tri Rahardjo, turut hadir dalam pertemuan strategis yang dipimpin Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Kaltim, Endang Lintang Hardiman bersama Kepala BINDA Kaltim, Priyanto Eko Widodo.
Audiensi tersebut menitikberatkan pada penguatan koordinasi antarinstansi, terutama dalam deteksi dini potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lapas maupun rutan se-Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.
Berbagai dinamika terkini di lingkungan pemasyarakatan turut menjadi pembahasan. Stabilitas keamanan dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung pembinaan warga binaan sekaligus menjaga kondusivitas wilayah.
Rachmad Tri Rahardjo menegaskan, komunikasi lintas lembaga menjadi fondasi penting dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan. Menurutnya, sinergi yang kuat akan memperkuat pengawasan serta menciptakan sistem keamanan yang lebih responsif terhadap potensi gangguan.
“Koordinasi dan komunikasi yang baik antarinstansi menjadi kunci agar pelaksanaan tugas pemasyarakatan berjalan optimal, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di rutan,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Bidang Pembimbing Kemasyarakatan Kanwil Ditjenpas Kaltim Dr. Huzaifah Makmur Hidayah, Kepala Lapas Narkotika Samarinda Puang Dirham, serta KPLP Lapas Samarinda Julandra.
Pertemuan tersebut menjadi penanda komitmen bersama antarinstansi dalam menjaga wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara tetap aman, tertib, dan kondusif.
Laporan: Tim GrivMedia
Editor: Redaksi













Leave a Reply