Labuhanbatu, GM — Dugaan penyelewengan distribusi BBM bersubsidi jenis solar di SPBU Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir, kian meresahkan. Masyarakat meminta Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, Pertamina, serta aparat penegak hukum (APH) khususnya Polres Labuhanbatu dan Polsek Bilah Hilir segera bertindak tegas menertibkan praktik ilegal tersebut.
Seorang warga yang enggan disebut namanya mengaku sudah hampir satu bulan kesulitan mendapatkan BBM bersubsidi. Ia menyebut aktivitas pengisian jeriken dalam jumlah besar di SPBU dilakukan secara terang-terangan, diduga oleh oknum pegawai SPBU yang bekerja sama dengan penyuling minyak ilegal.
“Sudah 30 hari kami tak kebagian solar bersubsidi, selalu habis karena banyak penyuling. Terpaksa beli biosolar ke pengecer dengan harga tinggi demi kebutuhan harian. Kami kecewa, tapi tak bisa berbuat apa-apa,” keluhnya. Kamis, (24/4/25).
Masyarakat mendesak agar oknum-oknum pelaku, termasuk pihak SPBU dan mafia BBM bersubsidi, ditindak secara hukum agar memberikan efek jera. Penyelewengan ini dinilai tak hanya merugikan warga tetapi juga negara.
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Bilah Hilir AKP Andita Sitepu belum memberikan tanggapan hingga berita ini dipublikasikan. (Zack)












