Batam, GrivMedia – Halaman Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Batam dipenuhi barisan rapi para pegawai, Senin (13/4)). Apel pagi berlangsung khidmat, menjadi penanda disiplin yang terus dijaga di tengah rutinitas tugas pemasyarakatan.
Kegiatan yang dipimpin langsung Kepala Rutan Batam itu diikuti pejabat struktural, seluruh pegawai, hingga peserta magang. Apel bukan sekadar seremoni, melainkan ruang meneguhkan komitmen terhadap tanggung jawab dan etos kerja.
Di sela barisan, Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal dan Pemasyarakatan (Satopspatnal) bergerak sistematis. Mereka memeriksa kehadiran pegawai satu per satu, mencatat, dan memverifikasi tanpa celah. Pengawasan ini menjadi bagian dari mekanisme internal untuk memastikan tidak ada pelanggaran disiplin.
Langkah tersebut menegaskan pentingnya integritas sumber daya manusia dalam menjaga stabilitas organisasi. Kedisiplinan pegawai dinilai sebagai fondasi utama dalam menciptakan pelayanan prima sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan rutan.
Apel pagi yang rutin digelar setiap hari kerja ini juga menjadi bagian dari upaya Rutan Batam dalam mendorong pembangunan Zona Integritas. Targetnya jelas: mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Di tengah tuntutan tugas yang kompleks, disiplin pagi itu menjadi awal, bahwa pelayanan yang baik lahir dari keteraturan, dan integritas dibangun dari hal-hal sederhana yang dilakukan secara konsisten.
Laporan: Tim GrivMedia | Editor: Redaksi












