Humbahas, GrivMedia— Nuansa religius dan semangat kebersamaan mengemuka dalam audiensi yang diterima Bupati Humbang Hasundutan, Oloan Paniaran Nababan, bersama Forum Komunikasi Masyarakat Pasar Lama Sekitarnya (FKMPLS) dan panitia Festival Paduan Suara Antar Gereja, Kamis (5/3).
Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja bupati itu membahas rencana pelaksanaan festival kategori ama se-Kecamatan Lintongnihuta–Paranginan, sebagai bagian dari perayaan Paskah 2026.
Dalam arahannya, bupati menekankan agar kegiatan tersebut dilaksanakan dengan niat tulus untuk kemuliaan Tuhan, sekaligus menjaga kondusivitas di tengah masyarakat. Ia juga mengingatkan pentingnya bijak bermedia sosial agar tidak memicu konflik maupun pelanggaran hukum.
“Jaga kebersamaan dan hindari hal-hal yang dapat menimbulkan perpecahan, baik di lapangan maupun di ruang digital,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan, lanjut dia, menyambut positif kegiatan tersebut karena dinilai mampu memperkuat nilai keagamaan, budaya, dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Ketua panitia, Tamba Tingkos Sianturi, mengatakan festival ini bertujuan mempererat hubungan antarjemaat sekaligus meningkatkan semangat pelayanan melalui pujian dan nyanyian rohani.
“Ini menjadi ruang kebersamaan sekaligus perayaan iman bagi masyarakat,” katanya.
Rencananya, festival akan melibatkan berbagai gereja dan unsur masyarakat di wilayah Lintongnihuta dan Paranginan sebagai bagian dari rangkaian Paskah tahun ini.
Turut hadir dalam audiensi tersebut Sekda Chiristison R. Mabun, Staf Ahli Bupati Eliapzan Sihotang, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan.
Laporan: Tim GrivMedia | Editor: Redaksi












