Humbahas, GrivMedia — Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Onan Ganjang, Selasa (3/2), kembali memutus akses jalan menuju Desa Batu Nagodang Siatas. Titik terparah terjadi di badan jalan sekitar Jembatan Sementara Aek Sipoti, yang amblas akibat tingginya debit air sungai.
Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan merespons cepat kondisi tersebut. Rabu (4/2), Sekretaris Daerah Humbahas Chiristison R. Marbun bersama Asisten Perekonomian dan Pembangunan Martogi Purba, Kepala Dinas PUPR Reinward Marpaung, serta sejumlah staf teknis turun langsung meninjau lokasi terdampak. Peninjauan juga dihadiri Anggota DPRD Humbahas Rustam Marbun.
Di lokasi, Pemkab Humbahas langsung mengerahkan satu unit alat berat excavator untuk melakukan penanganan darurat pada badan jalan yang tergerus. Langkah ini diambil agar akses transportasi warga dapat segera difungsikan kembali sambil menunggu pembangunan solusi permanen.
“Penanganan darurat ini penting agar aktivitas masyarakat tidak lumpuh terlalu lama,” ujar salah satu pejabat di lokasi peninjauan.
Penanganan sementara dilakukan secara gotong royong antara pemerintah kabupaten dan pemerintah desa setempat. Akses jalan diperkirakan sudah dapat dilalui kembali pada sore hari setelah perbaikan darurat selesai.
Sementara itu, Pemkab Humbahas telah merencanakan pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) sebagai solusi permanen. Pekerjaan tersebut dijadwalkan mulai Maret 2026 dan akan dibiayai melalui Belanja Tidak Terduga (BTT) dengan mekanisme pergeseran anggaran.
Laporan: Tim GrivMedia | Editor: Redaksi












