Advertisement

Jalan Tani di Simalungun Rusak Parah, Diduga Ada Mark-Up Anggaran Dana Desa

Simalungun, GM – Proyek jalan usaha tani di Nagori Sait Buttu Saribu, Kecamatan Pematang Sidamanik, Kabupaten Simalungun, menuai sorotan tajam. Baru berusia kurang dari tiga bulan, infrastruktur senilai Rp111 juta lebih yang bersumber dari Dana Desa (DD) 2024 itu sudah rusak berat. Plat beton utama ambrol hingga kedalaman hampir tujuh meter, menghambat akses petani membawa hasil panen.

Kondisi ini memicu kecurigaan publik akan adanya mark-up dalam pelaksanaan proyek. Warga menduga anggaran tidak digunakan sesuai rencana, melihat kualitas bangunan yang dinilai jauh dari standar.

“Sekarang mobil tak bisa lewat. Kami sangat terganggu. Ini akses utama hasil pertanian,” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya.

Pantauan di lapangan menunjukkan pengerjaan terkesan asal-asalan. Campuran cor-coran terlihat rapuh, batu belah berserakan, dan plat beton tidak diperkuat dengan struktur penyangga yang memadai. Parahnya lagi, tanah timbunan langsung menekan struktur beton tanpa perhitungan teknis.

Sementara itu, Pangulu Nagori setempat belum memberikan tanggapan ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp. Jum’at, (11/4/25).

Warga mendesak aparat penegak hukum untuk turun tangan. Mereka khawatir, jika praktik semacam ini dibiarkan, bukan hanya negara yang dirugikan, tetapi juga masa depan para petani yang bergantung pada jalan tersebut.