Siantar, GM – Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pemuda Karya (IPK) Siantar Timur, Perda Sibarani, menyatakan keberatan atas komentar yang dilontarkan akun Facebook bernama Teguh Manurung. Komentar itu dinilai menyerang dan merendahkan PAC IPK Siantar Timur.
Komentar kontroversial dari akun tersebut muncul di unggahan Ketua DPD IPK Kota Siantar, Rony Jou Raja Simbolon, pada Minggu (10/8/25), yang berisi:

“Ganti itu PAC Siantar Timur, nga becus itu hanya perkaya diri sendiri, tidak mau membantu rekan juang sesama kader IPK PAC Siantar Timur.”
Balasan dari kader dan pengurus PAC IPK Siantar Timur pun bermunculan. Namun, alih-alih memberi klarifikasi atau permintaan maaf, akun tersebut justru menanggapi dengan ancaman terbuka di akun pribadinya:

“Semua ormas masuk sama ku. Kalau kau tak senang sama ku, kasih alamat kau biar aku yang datang kasih salam olahraga sama mu. Salam anak BDB tak takut siapa pun. Kupecahkan kepala kau.”
Selain itu, akun bernama Teguh Manurung juga menulis:

“Duluan aku di IPK bung. Kau masih di kader PAC, kau kenal Tony Klewang satgas IPK kota Medan, itu temanku dulu sewaktu masih di satgas inti IPK Indonesia. Kau pernah perang di Medan dan di Batam. Kalau masalah kaderisasi, aku duluan makan garam di ormas biru bos. Ketua mue aja Rony Simbolon sahabatku.”
Sebelumnya, akun bernama Teguh Manurung juga memprediksi perpecahan lewat postingannya:

“Dan akhirnya ormas biru Siantar akan terpecah dan para kader akan pindah bendera.”
Perda Sibarani menegaskan, “Kalau memang ada yang ingin disampaikan, datang saja langsung. Tak perlu melempar tuduhan di media sosial. Ketua Rony juga tak mengenal dia.” Senin (11/8/25). Ia juga mengingatkan agar menjaga kekompakan dan menyelesaikan masalah internal secara baik.
Humas PAC IPK Siantar Timur, Ricki Hamdani A.Md.Kom., menambahkan, “Pemilik akun tersebut bukan kader PAC IPK Siantar Timur. Jika ada masalah, sebaiknya diselesaikan secara internal, bukan melalui publikasi. dan itupun harus kader, bukan orang luar.”
Ketua PAC IPK Siantar Timur berencana menggelar rapat untuk menentukan langkah selanjutnya. “Jika tidak ada itikad baik dari yang bersangkutan, kami pertimbangkan untuk melapor ke pihak berwajib,” tegas Perda.
Hingga berita ini diturunkan, akun bernama Teguh Manurung belum memberikan klarifikasi.
Tim GrivMedia












