Advertisement

Nada Harapan dari Balik Jeruji: Rutan Tanjung Rutin Asah Bakat Musik Warga Binaan

Nada harapan dari balik jeruji rutan Tanjung asah bakat musik

Tanjung, GrivMedia — Denting gitar dan irama ketukan drum mengalun perlahan dari Aula G.G. Van Delft, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung, Sabtu (6/12). Di balik tembok pengamanan, sekelompok warga binaan tengah menata ulang masa depan mereka lewat alunan musik.

Program pelatihan musik rutin yang digelar Rutan Tanjung itu menjadi bagian dari strategi pembinaan berbasis kreativitas. Sejumlah warga binaan mengikuti latihan dengan pendampingan langsung petugas serta instruktur musik profesional dari luar rutan.

Kepala Rutan Tanjung, Raymon Andika Girsang, menegaskan bahwa musik bukan sekadar hiburan, melainkan media pembentukan karakter.

“Musik membangun disiplin, kepercayaan diri, dan kemampuan bersosialisasi. Ini bekal penting bagi mereka saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Selain menjadi sarana ekspresi dan terapi emosional, pelatihan ini juga diarahkan sebagai modal kemandirian bagi warga binaan pasca pembebasan. Interaksi dalam sesi latihan turut menumbuhkan kerja sama dan solidaritas di lingkungan rutan.

Program ini menegaskan komitmen Rutan Tanjung menghadirkan pembinaan yang humanis, produktif, dan berkelanjutan, sejalan dengan prinsip pemasyarakatan modern.

Laporan: Tim GrivMedia