Advertisement

Bayang Pelanggaran di Sibolga: Saat Etika Seragam Dipertaruhkan

Bayang Pelanggaran di Sibolga: Saat Etika Seragam Dipertaruhkan

Sibolga, GrivMedia — Seorang wanita melaporkan dugaan pelanggaran disiplin yang melibatkan suaminya, Serka JBP, anggota TNI, yang disebut-sebut berada di rumah Brigadir RT, seorang Polwan yang bertugas di Polres Sibolga.

Namun hingga kini, laporan yang disampaikan sejak pertengahan September itu belum menunjukkan tindak lanjut, baik dari Polres Sibolga maupun Denpom 1/2 Tapanuli Tengah.

Kisah bermula Jumat malam (12/9/2025). Pelapor mendapat kabar dari warga Aspol Polres Sibolga bahwa suaminya sedang berada di rumah sang Polwan. Setelah dikonfirmasi ke staf Kodam, diketahui bahwa Serka JBP sedang cuti dua minggu.

Tak menunggu lama, pelapor berangkat dari Pematang Siantar menuju Sibolga. Tiba dini hari Minggu (14/9/2025), rumah yang dimaksud tampak sepi. Keesokan paginya, bersama Kepling dan Bhabinkamtibmas, ia meminta pengecekan ke rumah tersebut.

“Kami sudah gedor, tapi tidak ada jawaban,” ujarnya.

Tak lama, Provos Polres Sibolga dan Kanit Paminal datang. Saat Brigadir RT dihubungi, Serka JBP tiba-tiba terlihat keluar dari pintu samping dan meloncat ke sungai, sebelum akhirnya diamankan oleh petugas.

Dalam proses di ruang Provos, pelapor mengaku diminta menghapus rekaman oleh salah satu perwira Propam. Ia menolak, karena menilai kejadian itu bagian dari bukti penting. Ia juga menyesalkan pernyataan bahwa suaminya tidak dapat ditahan karena statusnya sebagai anggota TNI.

“Arahan Waka Polres Sibolga, Kompol Arifin Tampubolon, sudah jelas: saya harus didampingi ke Denpom untuk proses lanjut. Tapi itu tidak dilaksanakan,” katanya, Jumat (2/11).

Kasus ini kemudian mendapat perhatian karena melibatkan hubungan antara dua aparat negara dan dugaan pelanggaran etika. Pelapor berharap kedua pihak dijatuhi sanksi tegas, termasuk agar Brigadir RT dipindahkan dari Asrama Polisi.

“Saya hanya ingin keadilan ditegakkan, tanpa pandang seragam,” ujarnya lirih.

Hingga berita ini diturunkan, Polres Sibolga maupun Denpom 1/2 Tapanuli Tengah belum memberikan keterangan resmi.

Laporan: Tim GrivMedia