Samarinda, GrivMedia— Upaya menghadirkan pembinaan yang lebih terarah bagi Warga Binaan kembali ditegaskan dalam pengarahan nasional yang dipimpin Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Drs. Mashudi, Selasa (11/11). Arahan ini menjadi bagian dari implementasi 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (IMIPAS), khususnya poin ketiga yang menitikberatkan pada penguatan program pemberdayaan WBP melalui kegiatan berskala UMKM.
Didampingi Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama, Dirjen PAS menggarisbawahi pentingnya mendorong kreativitas warga binaan agar menghasilkan produk bernilai ekonomi. “Kita harus menciptakan karya yang memiliki nilai jual, bukan sekadar kerajinan pajangan. Produk yang baik dapat menjadi sumber penghasilan bagi negara maupun warga binaan, sekaligus membantu keluarga mereka,” ujarnya.
Karutan Kelas I Samarinda, Rachmad Tri Raharjo, turut hadir bersama jajaran struktural mengikuti pengarahan tersebut secara saksama. Ia menegaskan bahwa pelaksanaan program ini memerlukan kerja bersama. “Saya tidak mungkin bekerja sendiri. Saya menggandeng seluruh pejabat untuk melaksanakan perintah pimpinan dengan sungguh-sungguh dan progres nyata,” kata Karutan.
Usai pengarahan, Karutan menggelar bincang santai dengan jajaran untuk menjaga suasana kerja tetap hangat, cair, namun tetap fokus pada capaian program pembinaan.
Laporan: Tim GrivMedia












