Samarinda, GrivMedia – Aula Rutan Kelas I Samarinda, Sabtu (23/5), mendadak lebih hidup dari biasanya. Deretan kursi dipenuhi warga binaan yang mengikuti penyuluhan kesehatan, sementara para perawat sibuk memeriksa tekanan darah dan membuka ruang konsultasi kesehatan secara langsung.
Momentum itu hadir dalam peringatan Hari Perawat Internasional yang digelar DPD PPNI Kota Samarinda bersama Dinas Kesehatan Kota Samarinda dan Rutan Kelas I Samarinda. Kegiatan pengabdian masyarakat tersebut menjadi bentuk pelayanan kesehatan sekaligus edukasi bagi warga binaan.
Kepala Seksi Pelayanan Tahanan Rutan Samarinda, Didik Prasetya Adi, mewakili Kepala Rutan, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi lintas instansi yang dinilai memberi manfaat nyata bagi warga binaan.
“Sinergi seperti ini penting untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di lingkungan rutan,” ujarnya.
Ketua DPD PPNI Kota Samarinda, Ade Maria Ulfah, menegaskan peringatan Hari Perawat Internasional bukan sekadar seremoni, melainkan momentum menghadirkan pelayanan kesehatan yang humanis dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga binaan.
Penyuluhan kesehatan dipandu Herlina dengan materi pola hidup sehat, kebersihan diri dan lingkungan, serta pencegahan penyakit. Suasana berlangsung interaktif. Sejumlah warga binaan aktif bertanya terkait kondisi kesehatan yang mereka alami sehari-hari.
Usai penyuluhan, tim perawat dari DPD dan DPK PPNI Kota Samarinda melanjutkan pemeriksaan kesehatan umum dan konsultasi sebagai langkah deteksi dini gangguan kesehatan warga binaan.
Kegiatan ini diharapkan memperkuat kolaborasi antara organisasi profesi, instansi kesehatan, dan pihak rutan dalam membangun layanan kesehatan yang berkelanjutan di lingkungan pemasyarakatan.
Laporan: Tim GrivMedia
Editor: Redaksi












