Langkat, GM – Malam di Lapas Pemuda Langkat, Selasa (12/8/2025), tak lagi sunyi. Di balik jeruji, langkah-langkah tegas petugas bergema, menyapu koridor yang mengarah ke blok hunian. Bukan sekadar patroli, ini operasi deteksi dini untuk memastikan zero halinar: tanpa handphone, pungutan liar, dan narkoba.
Dipimpin Kasubsi Keamanan dan Ketertiban, Hotler Krisman Pasaribu, tim gabungan Lapas, TNI, dan Polri bergerak seperti jarum jam yang tak pernah lelah. Blok A kamar 4 dan 5, serta Blok C kamar 5 dan 19, diperiksa teliti hingga sudut dinding yang jarang tersentuh cahaya.
“Keamanan bukan hanya soal kunci dan gembok, tapi juga memastikan tak ada celah bagi barang terlarang menyusup,” tegas Hotler. Razia dilakukan tanpa amarah. Humanis, namun tetap tegas, dengan penjelasan kepada warga binaan tentang arti ketertiban.
Hasil pemeriksaan dicatat rapi sebagai laporan. Malam kembali tenang, namun pesan operasi itu jelas: Lapas Pemuda Langkat tak hanya mengurung tubuh, tapi juga menghalau segala yang meracuni harapan.
Tim GrivMedia












