Tangerang, GrivMedia – Pagi itu, Kamis (25/9/25), aula Kantor Desa Tanjakan, Kecamatan Rajeg, berubah menjadi ruang penuh percakapan tentang masa depan anak-anak. Pemerintah Desa Tanjakan menggelar Rembuk Stunting, sebuah forum yang menghadirkan ibu-ibu PKK bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas Rajeg.
Di balik meja panjang dan kursi yang tersusun rapi, tersampaikan pesan penting: stunting bukan sekadar angka dalam laporan kesehatan, melainkan ancaman bagi generasi mendatang. Penyuluhan yang digelar sejak pukul 08.00 pagi itu membahas cara mencegah dan menangani stunting, terutama bagi keluarga dengan balita.
Suasana diskusi berlangsung hangat. Para ibu tampak serius mendengarkan, beberapa mencatat poin-poin penting tentang pola makan sehat, gizi seimbang, hingga peran kebersihan lingkungan. “Mencegah stunting berarti menjaga masa depan,” ujar salah satu tenaga kesehatan dalam forum tersebut.
Bagi pemerintah desa, acara ini bukan sekadar seremonial. Ia adalah wujud komitmen mendukung program nasional penanggulangan stunting. Harapannya sederhana namun mendalam: anak-anak Desa Tanjakan tumbuh sehat, kuat, dan cerdas, seperti pohon yang berakar kokoh, menjulang menatap masa depan.
Laporan: Brata | Editor: Tim GrivMedia












