Belawan, GrivMedia – Upaya mendorong kemandirian warga binaan terus diperluas. Rumah Tahanan Negara Kelas I Labuhan Deli meresmikan gerai produk UMKM hasil karya warga binaan di lounge pelayanan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan, Selasa, (3/3).
Peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan perjanjian kerja sama antara kedua instansi terkait penempatan serta pemasaran produk di area pelayanan keimigrasian. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Rutan Kelas I Labuhan Deli, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan, jajaran pejabat struktural, serta masyarakat pengguna layanan.
Beragam produk dipasarkan di gerai tersebut, mulai dari sapu lidi, miniatur kerajinan tangan, deterjen dan sabun, keset kaki, hingga lukisan karya warga binaan. Untuk memudahkan transaksi, pembayaran dilakukan secara non-tunai melalui QRIS, dilengkapi stand banner informasi produk.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan menyatakan dukungannya terhadap kolaborasi ini sebagai wujud sinergi antarunit kerja di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Menurutnya, kehadiran gerai UMKM di ruang pelayanan publik memberi pesan bahwa warga binaan tetap produktif dan memiliki peluang berkarya selama menjalani masa pidana.
Program ini merupakan tindak lanjut atas surat edaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan Kantor Wilayah Ditjenpas Sumatera Utara terkait pemasaran produk hasil karya warga binaan pada layanan keimigrasian Belawan, sebagai bagian dari program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Rutan Labuhan Deli menegaskan komitmennya untuk terus memperluas akses pemasaran produk warga binaan serta memperkuat pembinaan kemandirian secara berkelanjutan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib, dengan respons positif dari masyarakat yang menyaksikan langsung hasil karya tersebut.
Laporan: Tim GrivMedia | Editor: Redaksi












