Advertisement

Rutan Samarinda Gelar Razia Gabungan: Menjawab Seruan Menteri Imipas, Tegakkan Integritas Tanpa Kompromi

Samarinda, GrivMedia — Langkah kaki petugas bersahut di koridor Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Samarinda. Satu per satu pintu besi kamar hunian dibuka, menyambut razia gabungan yang digelar sebagai wujud nyata perintah Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan: mewujudkan organisasi yang bersih dari penyalahgunaan narkoba, handphone, dan pungutan liar.

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu malam (25/10) itu melibatkan unsur Kabid Perawatan dan Kepatuhan Internal Ditjenpas Kaltim, Polsek Sungai Pinang, TNI Koramil Samarinda Utara, pejabat struktural Rutan, serta 30 petugas pengamanan.

Apel gabungan dipimpin oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Gilang Wisnuwardhana, yang menegaskan pentingnya profesionalisme dan sikap humanis selama razia.

“Ini bukan sekadar kegiatan rutin, tapi perwujudan tanggung jawab moral untuk menjaga marwah institusi,” ujarnya.

Razia menyasar sejumlah blok hunian dengan prosedur ketat sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Setiap kamar digeledah menyeluruh dan disaksikan langsung oleh perwakilan warga binaan. Pemeriksaan badan dilakukan dengan penuh kehati-hatian, memastikan tak ada pelanggaran hak asasi.

Hasil penggeledahan, petugas berhasil menyita sejumlah barang terlarang yang berpotensi mengganggu keamanan dan kontrol pengawasan. Semua barang bukti kemudian diinventarisasi untuk dimusnahkan.

Kepala Rutan Samarinda menegaskan, razia gabungan ini merupakan bentuk dukungan penuh terhadap 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta tindak lanjut arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan dalam pemberantasan peredaran narkoba dan penggunaan handphone ilegal di seluruh Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan.

Dengan langkah terukur dan sikap humanis, malam itu Rutan Samarinda meneguhkan pesan moralnya: integritas tak boleh berkompromi, bahkan di balik jeruji besi.

Laporan: Tim GrivMedia