Simalungun, GrivMedia — Angin hukum sempat berembus kencang di Simalungun, menumbangkan jaringan lama perjudian yang diduga dikendalikan SM. Namun belum genap sebulan, aroma serupa kembali menyeruak. Hanya nama yang berganti, modus tetap sama. Seolah permainan ini tak pernah mati, hanya berganti wajah.
Kini, sosok baru yang disebut-sebut sebagai pemain lama kembali muncul di lapangan. Warga mengenalnya dengan inisial Aceng, pria yang dikabarkan berasal dari Tebing Tinggi dan memperluas jaringannya hingga ke Siantar dan Simalungun.
“Dulu SM, sekarang Aceng. Pemain berganti, tapi permainan tetap hidup. Kami sudah resah, tolong berantas, Pak Kapolda,” ujar AK, warga Simalungun, dengan nada getir.
Warga lain bermarga Siregar juga menuturkan keresahannya.
“Tolonglah kami, uda lama judi di Simalungun ini marak. Sekarang bos besar pula yang nguasai. Makin payah la nanti diberantas, aduh… ancur lah kalau begini,” ujarnya, Rabu (22/10).
Sumber lain, BD, mengungkapkan dugaan bahwa Aceng merupakan pengendali jaringan perjudian yang beroperasi di sejumlah wilayah.
“Katanya dia menguasai beberapa wilayah di Serdang Bedagai, Deli Serdang, Medan, Siantar, dan kini Simalungun. Seolah ada kekuatan yang membuatnya kebal,” katanya pelan, seperti menyimpan keheranan yang tak habis-habis.
Fenomena ini kembali menimbulkan tanya di tengah masyarakat: mengapa setelah satu tumbang, selalu muncul yang baru? Di mata warga, hukum tampak seperti pedang berkarat, sering kali terasa tumpul ke atas, tajam ke bawah.
Padahal, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah berulang kali menegaskan agar seluruh jajaran kepolisian di daerah menindak tegas segala bentuk praktik perjudian, tanpa pandang bulu, termasuk jika ada oknum yang diduga turut melindungi.
Namun di lapangan, suara warga justru berkata lain. Aktivitas perjudian disebut masih berdenyut pelan namun pasti, seolah kebal terhadap angin penegakan hukum yang sesekali berembus, namun tak pernah benar-benar menyejukkan.
Masyarakat berharap Kapolda Sumatera Utara dan Kapolres Simalungun turun langsung menelusuri dugaan ini, membuktikan bahwa hukum masih bekerja sebagaimana mestinya — tajam di setiap sisi, bukan hanya kepada mereka yang lemah dan tak berdaya.
Menanggapi hal tersebut, Kasat Reskrim Polres Simalungun, AKP Herison Manullang, SH, saat dikonfirmasi GrivMedia, menyampaikan bahwa laporan terkait informasi tersebut akan ditindaklanjuti dan dilakukan penyelidikan.
“Akan kita lidik,” singkat AKP Herison Manullang.
Laporan: Tim GrivMedia
Catatan Redaksi:
Berita ini disusun berdasarkan keterangan warga dan sumber lapangan. Redaksi menjunjung asas praduga tak bersalah serta terbuka terhadap hak jawab dari pihak-pihak terkait sesuai UU Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Kode Etik Jurnalistik.












