Batam, GM – Di balik jeruji besi, kesehatan tak boleh terpenjara. Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Batam menggelar Voluntary Counseling and Testing (VCT) Mobile sebagai upaya deteksi dini penyakit menular, Selasa (26/8/25), di Klinik Pratama Rutan Batam.
Sebanyak 150 warga binaan mengikuti pemeriksaan ini. Lima tenaga kesehatan dari Puskesmas Sei Langkai, didukung satu dokter dan satu perawat dari klinik rutan, bergerak cepat memeriksa, memberi konseling, hingga mengedukasi tentang bahaya HIV/AIDS dan penyakit menular lainnya.
“Kesehatan adalah hak setiap warga binaan. Dengan deteksi dini, penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan tepat,” ujar Kepala Rutan Batam, Fajar Teguh Wibowo, di sela kegiatan.
Dinas Kesehatan Kota Batam mengapresiasi langkah ini. Kolaborasi yang terjalin diharapkan dapat memperkuat benteng kesehatan di lingkungan pemasyarakatan, sekaligus memutus rantai penyebaran penyakit menular.
Di ruang yang kerap sunyi oleh rutinitas, kegiatan ini menjadi harapan baru: bahwa menjaga kesehatan bukan sekadar kewajiban, tetapi juga jembatan menuju kehidupan yang lebih layak saat bebas nanti.
Tim GrivMedia












