Samarinda, GrivMedia — Langkah kecil menuju perubahan besar tengah digerakkan dari timur Kalimantan. Di sebuah ruang yang dipenuhi semangat kebersamaan, jajaran Rutan, Lapas, dan Bapas se-Kalimantan Timur dan Utara mengikuti sosialisasi Rencana Strategis (Renstra) bersama tim dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (DitjenPAS).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan KemenimiPAS Prima, sebuah cita-cita besar untuk menghadirkan sistem pemasyarakatan yang bukan hanya menegakkan hukum, tapi juga memulihkan manusia dan memulihkan keadilan.
Mewakili Kepala Kantor Wilayah DitjenPAS Kaltim, Muhamad Irvan Muayat, selaku Kabag Tata Usaha dan Umum, menegaskan pentingnya memahami arah kebijakan strategis yang ditetapkan pusat.
“Renstra bukan sekadar dokumen, tapi peta jalan bagi kita untuk menata arah kerja. Dari sini lahir perencanaan yang memperkuat kualitas layanan dan meningkatkan kompetensi SDM pemasyarakatan,” ujarnya dalam sambutan pembukaan kegiatan.
Irvan juga menekankan, keselarasan antara Kanwil dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) menjadi kunci agar seluruh program memiliki satu nafas dan satu tujuan: menciptakan sistem pemasyarakatan yang transparan, akuntabel, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Koordinator Tim SSPP DitjenPAS, Dumas Karindra, menjelaskan arah kebijakan nasional dalam paparan materinya.
“Renstra KemenimiPAS 2025 disusun agar sejalan dengan Peraturan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Nomor 11 Tahun 2025. Di dalamnya, ada komitmen agar hak-hak Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) benar-benar terpenuhi,” jelasnya.
Dumas menegaskan, pemasyarakatan kini tak lagi hanya berorientasi pada hukuman, melainkan transformasi perilaku dan pemulihan martabat manusia.
“Kita ingin WBP kembali ke masyarakat dengan nilai baru: sadar hukum, produktif, dan bermanfaat,” tambahnya.
Kegiatan yang dihadiri seluruh jajaran pemasyarakatan Kaltimtara ini menjadi ruang refleksi sekaligus penegasan arah baru: bahwa hukum yang manusiawi bukan hanya cita-cita, melainkan komitmen bersama yang sedang dikerjakan hari demi hari.
Laporan: Tim GrivMedia












